Pemeriksaan Rutin Traktor Tangan Sebelum Digunakan


Pemeriksaan Traktor tangan sangat dibutuhkan dan kegiatan ini  merupakan bagian dari persiapan traktor sebelum digunakan atau dioperasikan. Pemeriksaan traktor sebelum operasi sangat penting untuk menjaga performa krtikan digunakan untuk mengolah tanah dan sebagainya. Dengan adanya pemeriksaan, diharapkan kerusakanpada bagian traktor dapat diketahui sejak dini, sehingga penanganannya tidak terlalu sulit dan untuk mencegah kerusakan pada saat di lahan. Ada beberapa bagian dari traktor yang perlu dilakukan pemeriksaan ketika sebelum digunakan, pemereriksaan ini ada dua jenis pemeriksaan rutin dan pemeriksaan secara berkala, yaitu:

Berikut pemeriksaan rutin yang harus dilakukan setiap hari ketika harus dilakukan setiap hari oleh pemilik. Berikut merupakan pemeriksaan-pemeriksaan yang harusdilakukan: 

1.   Memeriksa bahan bakar
pastikan angki bahan bakar harus selalu terisi cukup untuk sekala waktu tertentu. Tangki yang kosong akan mengakibatkan udara masuk ke saluran pemasukan bahan bakar. Dengan masuknya udar masuk kesaluran bahan bakar, sehingga traktor susah dihidupkan  karena kebanyakan mesin diesel menggunakan injeksi dalam kata lain yaitu saluran udara masuk angin. Kosong Tangki bahan bakar pada saat traktor disimpan akan mengakibatkan terjadinya pengembunan dan menumpuk didalam tangka bahan bakar. Apabila air ini masuk ke dalam ruang pembakaran akan dapat merusak motor terlebih lagi mesin tidak akanbisa hidupBahan bakar dapat dilihat melalui selang yang berada di samping bawah tangki bakar ketika akan digunanakan

2.  Memeriksa Oli Pelumas Mesin

Bagian-bagian mesin yang bergesekan, perlu diberi pelumas, agar gaya gesek tidak terlalu tinggi dan akan mengakibatkan panas pada bagian mesin berlebihan. Ada beberapa bagian dari traktor tangan yang harus diberi pelumas, yaitu :


1.  Bagian dalam motor
Oli pelumas mesin ditampung dalam karter, dan untuk dapat memeriksanya dengan tongkat penduga. Cukup tidaknya dan kotor tidaknya minyak pelumas perlu diperiksa secara rutin (harian).
2.  Gigi transmisi
Sama dengan pelumas mesin, oli gigi transmisi juga perlu diperiksa secara rutin (harian).


selain kegiatan pemeriksaan harian juga ada pemeriksaan berkala pada traktor tangan. pemeriksaan berkala ini diantaranya adalah :

1.      Memeriksa sistem pendingin (air radiator).
Biasanya engine traktor menggunakan air pada sistem pendingin, baik tipe radiator atau kondensor. Periksa kondisi air dan kebersihan kisi-kisi radiator.

2.      Memeriksa saringan bahan bakar (setiap 25 jam kerja)
Jenis traktor yang biasa digunakan sebagai sumber daya adalah motor diesel. Bahan bakar yang masuk ke dalam ruang pembakaran dipastika benar-benar bersih dan murni dari kotoran apapun. Bahan bakar yang kotor akan menyumbat lubang nozel mengganggu pembakaran. Kotoran yang mengendap biasanya diperiksa pada mangkuk gelas. Untuk memeriksa elemen saringan, kran bahan bakar harus ditutup terlebih dahulu, sebelum membuka mangkuk gelas 

3.      Memeriksa saringan udara
Traktor biasa bekerja di pengolahan lahan yang penuh dengan debu, sehingga udara yang dihisap motor penggerak relatif kotor. Saringan udara harus dalam kondisi baik dan bersih, supaya mampu menyaring udara dengan sempurna. Saringan udara traktor tangan kebanyak menggunakan tipe saringan udara basah. Kebersihan saringan kawat serta ketinggian permukaan dan kebersihan oli harus terjaga.

4.     Memeriksa tuas kendali/kontrol.
Seluruh tuas kendali/kontrol harus berfungsi dengan baik dan benar. operator dapat mengoperasikan dengan baik pula tuas berfungsi dengan baik. Ada beberapa tuas kontrol yang dapat diatur gerak bebasnya, seperti:
·           Kopling utama,
·           rem,
·           kopling kemudi, dan
·           gas.


5.      Memeriksa tekanan ban
Tekanan ban traktor tangan harus standard yaitu 16,5 psi. tekanan ban tidak boleh terlalu keras atau kempes. Tekanan kedua ban juga harus seimbang agar mudah pada waktu dijalankan.

6.     Memeriksa Oli Transmisi
Seperti oli mesin, oli transmisi juga harus selalu diperiksa sebelum traktor tangan digununakan untuk kegiatan pertanian. Bagian-bagian transmisi terdiri dari beberapa sproket yang perlu diberi pelumas, agar tidak timbul gesekan yang tinggi dan bisa mengakibatkanpanas.

7.      Memeriksa implemen
Implemen rtaktor yang akan ditari oleh traktor harus benar-benar siap. Kelengkapan implemen perlu diperiksa pada bagian-bagian implemen yang bergerak, harus diberi pelumas, hal ini bertujuan agar pergerakkannya poros-poros yang bergerak bekerja maksimal dan tidak terjadi kemacetan.

8.      Memeriksa mur-baut (setiap 25 jam kerja)
Semua mur, baut dan pengikat elemen yang lain harus diperiksa sesuai waktu pemeriksaan. Apabila mur, baut dan pengikatyang lain dibiarkan kendur akan mengakibatkan kerusakan yang lebih berat apa bila pemeriksaan gak dilakukan. Berikut merupakan bagian- bagian traktor yang harus rutin karena sering terjadi lepas atau patah. Bagian-bagian ini adalah Memeriksa V-belt. Ketegangan V-belt harus tepat agar tidak lepas atau putus. Belt yang dipakai cukup lama akan memuai sehingga belt akan kendur. Belt yang kendur akan banyak mengalami slip, sedangkan yang terlalu kencang akan mudah rusak dan menghambat putaran mesin dan juga patah. Pemeriksaan V-belt harus dilakukan setiap hari sebelum mesin digunakan di lapanagan.

0 Response to "Pemeriksaan Rutin Traktor Tangan Sebelum Digunakan"

Post a Comment

Silahkan berkomenta dengan bijak dan relevan sesuai artikel